3 Langkah mengurus Sertifikat Tanah


Sertifikat Tanah via Duit Pintar

1. Dokumen Pengurusan Sertifikat Tanah

Sebelum kamu melangkah ke Badan Pertanahan Nasional untuk membuat sertifikat tanah, kamu harus menyiapkan sejumlah dokumen yang diperlukan yaitu:

  • Sertifikat Asli Hak Guna Bangunan (SHGB)
  • Fotokopian Izin Membangun Bangunan (IMB)
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB)
  • Surat Pernyataan Kepemilikan lahan
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Kartu Keluarga (KK)

2. Mengunjungi Kantor Badan Pertanahan Nasional

Bawalah 6 dokumen penting diatas ke kantor BPN di wilayah kamu berada. Isilah formulir pembuatan sertifikat tanah. Serahkan formulir ke petugas BPN dan buatlah janji untuk mengukur tanahmu.

3. BPN Mengeluarkan Sertifikat Tanah Hak Milik

Setelah petugas BPN mengukur tanahmu, kamu akan mendapatkan Surat Ukur Tanah. Bawalah Surat Ukur Tanah ini ke petugas di BPN untuk melanjutkan pemrosesan sertifikat tanah. Selanjutnya, kamu akan membayar Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan sambil menunggu sertifikat tanah.

Lama pengurusan sertifikat tanah berkisar dari 6 bulan hingga 1 tahun. Disamping itu, kamu harus memastikan ke petugas BPN mengenai tanggal pasti Sertifikat Tanah Hak Milik-mu akan terbit.

 

Hormat Kami, Semoga Bermanfaat..

Raja Map | Map Raport | Map Ijazah | Map Sertifikat | Sampul Raport | Sampul Ijazah | Sampul Sertifikat | Map Agenda | Tas Seminar