Fungsi Sertifikat di Pendidikan Informal, Kelemahan dan Kelebihan

sertifikat

Fungsi Sertifikat di Pendidikan Informal, Kelemahan dan Kelebihan

Kita akan membahas tentang fungsi sertifikat di sendidikan informal, kelemahan dan kelebihannya pasti sudah tahu kan Pendidikan Non Formal itu apa. Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Bukan hanya pendidikan formal saja yang berstruktur dan berjenjang kan? Pendidikan non formal juga berstruktur dan berjenjang. Dalam kesempatan kali ini aku akan membahas tentang sistem sertifikat yang ada di pendidikan non formal. Yuk kita simak gimana sih caranya buat dapat sertifikat secara istilah Sertifikat adalah secarik surat sebagai tanda pengakuan bahwa seseorang menguasai kompetensi tertentu, telah mengikuti suatu event, atau tanda kepemilikan suatu barang. Sertifikat juga dapat dilengkapi dengan security printing untuk menjamin keaslian sertifikat yang dikeluarkan suatu lembaga di dalam pendidikan non formal, bukan hanya di pendidikan formal saja yang bisa mendapatkan sertifikat. Di dalam pendidikan non formal juga ada satuan pendidikannya juga lhoo…hayo apa saja? Kalian pada tahu enggak? J. Dalam satuan pendidikan non formal itu ada lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat dan majelis taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis. Sekarang sudah pada tahu kan? Kita lanjut lagi yuk bagaimana sih sistem sertifikat itu.

Jika kita ingin mendapatkan sertifikat itu gampang kok, kita bisa mengikuti seminar, lomba dan masih banyak lagi. Seandainya kita di lingkup pendidikan non formal seperti ini dan kita memiliki kemampuan seperti menari, menyanyi ataupun drama. Kita bisa ikuti lomba yang sesuai dengan kemampuan kita. Jika kita pintar dalam menyanyi bisa mengikuti lomba menyanyi di antar kabupaten, provinsi bahwan internasional. Jika mendengar kata internasional pasti “Wow” kan? Secara gitu udah tingkatan internasional seperti penyanyi Agnes Monika. Yang tidak hanya pintar menyanyi bahkan menari/ngedance sangat jago. Coba kita memulainya dari tingkatan yang paling bawah. Antar kecamatan kita mengikuti lomba dan jika kita juara pasti dapat sertifikat bahkan piagam. Namun bukan hanya di dalam lomba saja yang dapat sertifikat. Mengikuti seminar pun juga dapat sertifikat, seperti seminar tentang kurikulum, ataupun pendidikan. sebagai contoh beberapa lembaga yang mengelarkan sertifikat dalam bidang IT.

Ada 10 sertifikat teknologi informasi yang populer, ini lho macam-macam sertifikatnya ada CCNA (Cisco Certified Network Associate), CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert), RHCE (Red Hat Certified Engineer), MCTS (Microsoft Certified Technology Specialist), MCITP (Microsoft Certified IT Professional), PMP (Project Management Professional), CISSP (Certified Information Systems Security Professional), CCSA (Check Point Certified Security Administrator), VMware Certified Professional dan CompTIA A+. Sertifikasi Teknologi Informasi ini juga menawarkan cara untuk menghadapi berbagai tantangan dari lingkungan komputasi yang selalu berubah, dengan kesempatan untuk mengembangkan keahlian dalam teknologi terkini. Kita lihat dari perkembangan jaman saat ini semakin canggih teknologinya kan. Bisa jadi kita nanti yang akan dikuasai teknologi, bukan kita yang menguasai teknologi.

KELEMAHAN SERTIFIKAT DARI PENDIDIKAN NON FORMAL

Kelemahan pertama, kurangnya koordinasi disebabkan oleh keragaman dan luasnya program yang diselenggarakan oleh berbagai pihak. Semua lembaga pemerintah, baik yang berstatus departemen maupun non departemen, menyelenggarakan program-program pendidikan nonformal. Berbagai lembaga swasta, perorangan, dan masyarakat menyelenggarakan program pendidikan nonformal yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan lembaga tersebut atau untuk pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya variasi program yang dilakukan oleh berbagai pihak itu akan memungkinkan terjadinya program-program yang tumpang tindih. Program yang sama mungkin akan digarap oleh berbagai lembaga, sebaliknya mungkin suatu program yang memerlukan penggarapan secara terpadu kurang mendapat perhatian dari berbagai lembaga. Oleh karena itu koordinasi antar pihak penyelenggara program pendidikan nonformal sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program serta untuk mendayagunakan sumber-sumber dan fasilitas dengan lebih terarah sehingga program tersebut mencapai hasil yang optimal.

Kelemahan kedua, tenaga pendidik atau sumber belajar yang profesional masih kurang. Penyelenggara kegiatan pembelajaran dan pengelolaan program pendidikan nonformal sampai saat ini sebagian terbesar dilakukan oleh tenaga-tenaga yang tidak mempunyai latar belakang pengalaman pendidikan nonformal. keterlibatan mereka dalam program pendidikan didorong oleh rasa pengabdian kepada masyarakat atau kerena tugas yang diperoleh dari lembaga tempat mereka bekerja, dan mereka pada umumnya berlatar belakang pendidikan formal. Kenyataan ini sering mempengaruhi cara penampilan mereka dalam proses pembelajaran anatara lain dengan menerapkan pendekatan mengajar pada pendidikan formal di dalam pendidikan nonformal sehingga pendekatan ini pada dasarnya tidak sesuai dengan prinsip-prinsip pembalajaran dalam pendidikan nonformal. Pengelolaan program pendidikan nonformal memerlukan pendekatan dan keterampilan yang relatif berbeda dengan pengelolaan program pendidikan formal. Untuk mengatasi kelemahan itu maka diperlukan upaya peningkatan kemampuan tenaga pendidik yang ada dalam pengadaan tenaga profesional pendidikan nonformal.

Kelemahan ketiga, motivasi belajar peserta didik relatif rendah. Kelemahan ini berkaitan dengan:

  1. Adanya kesan umum bahwa lebih rendah nilainya daripada pendidikan formal yang peserta didiknya memiliki motivasi kuat untuk perolehan ijazah.
  2. Pendekatan yang dilakukan oleh pendidik yang mempunyai latar belakang pengalaman pendidikan formal dan menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran pendidikan nonformal pada umumnya tidak kondusif untuk mengembangkan minat peserta didik.
  3. Masih terdapat program pendidikan, yang berkaitan dengan upaya membekali peserta didik untuk mengembangkan kemampuan dibidang ekonomi, tidak dilengkapai dengan masukan lain (other input) sehingga peserta didik atau lulusan tidak dapat menerapkan hasil belajarnya.
  4. Para lulusan pendidikan nonformal dianggap lebih rendah statusnya dibandingkan status pendidikan formal, malah sering terjadi para lulusan pendidikan yang disebut pertama berada dalam pengaruh lulusan pendidikan nonformal.

Dengan demikian, kelemahan-kelemahan di atas merupakan beberapa contoh yang muncul di lapangan. Namun pendidikan nonformal makin lama makin diakui pentingnya dan kehadirannya sebagai pendidikan yang berkaitan erat dengan kebutuhan masyarakat dan bangsa serta sebagai bagian penting dari kebijakan dan program pembangunan.

KELEBIHAN

Pendidikan Masyarakat Sama Dengan Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan masyarakat adalah suatu gagasan berupa konsep penelitian dan penerapan pengembangan di masyarakat, sebagai fungsi untuk membimbing dan meningkatkan pola pikir masyarakat terhadap semua perkembangan dunia yang sedang terjadi saat ini. Dulu, ada sebuah program pemerintah yang banyak diikuti oleh masyarakat karena programnya yang menyenangkan dan bisa memeberikan pendidikan secara gratis kepada mereka, yang disebut Kelompencapir atau Kelompok Pendengar Pembaca dan Pirsawan.

Karena dulu media pendidikan untuk masyarakat hanya ada satu stasiun televisi saja, maka hampir semua golongan masyarakat menengah ke bawah sering menyaksikan acara di tv. Program ini termasuk dalam satu program pendidikan masyarakat.

Pendidikan masyarakat ini dalam kegiatannya membahas mengenai berbagai macam isu yang hadir dimasyarakat. Mereka yang tergabung dalam progrm ini akan berdiskusi, berbagai pengalaman membaca buku ataupun sekedar membicarakan isu hangat yang sedang banyak dibicarakan di masyarakat. Tentunya semua hal yang mereka bicarakan itu bermanfaat dan bukan sekedar gosip saja.

KELEBIHAN bagi masyarakat golongan menengah ke bawah adalah mereka menjadi semakin tinggi tingkat kesadarannya akan berbagai macam hal penting yang terjadi di masyarakat kita. Pola pikirnya menjadi berubah dan semakin terbuka dengan berbagai perubahan dunia. Dengan arti lain, wawasan merekasemakin luas dengan adanya program ini.

Semua kegiatan yang dijadwalkan dalam pendidikan masyarakat ini disesuaikan dengan kemampuanekonomi mereka. Ada yang bertanam sayuran dan bumbu dapur, ada yang beternak ikan, ayam,ataupun kambing.Kegiatan keterampilan khusus untuk wanita seperti menjahit, berkreasi dengan barang bekas, hinggamembuat menu sederhana namun bisa penuhi gizi dengan menggunakan bahan masakan yang berasaldari halaman belakang mereka. Tidak diperlukan banyak biaya untuk melaksanakan program ini dansemuanya itu penuh manfaat bagi kehidupan mereka.

Pendidikan masyarakat ketika itu mempunyai nilai yang cukup tinggi. Mereka lebih memiliki tenggangrasa dengan warga yang masih kekurangan. Mereka saling menolong tanpa rasa iri. Begitu juga dengankegiatan seputar olahraga dan PKK. semua kegiatan itu bersifat positif dan menjadi ajang pembinaanyang efektif.

Ada sekolah khusus untuk para orang tua yang buta huruf, mereka sangat menikmati program ini danberusaha untuk membuka wawasan pikirannya yang lebih luas lagi sehingga kesenjangan denganmereka yang mengenyam pendidikan di sekolah semakin kecil. Pendidikan masyarakat yangmemberikan banyak manfaat dan keguanaan bagi kehidupan masyarakat kelas bawah.Jenis-jenis kegiatan yang hampir sama dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat, misalnya seperti

berikut ini :

  1. Sosialisasi Pemberian ASI pada bayi
  2. Program imunisasi rutin untuk semua balita
  3. Senam Bersama
  4. Kegiatan belajar bagi masyarakat buta huruf
  5. Program Jumat bersih
  6. Siskamling
  7. Dll

Kegiatan ini yang sudah lama sulit kita temukan, saat ini sudah mulai kembali lagi bangkit di lingkungan masyarakat. Jika program ini bermanfaat dan berguna bagi masyarakat, akan lebih baik jika semua kembali ke program pemberdayaan dan peningkatan kualitas masyarakat indonesia untuk lebih baik.

Sekian Artikel kami semoga bermanfaat.

Raja Map | Map Raport | Map Ijazah | Map Sertifikat | Sampul Raport | Sampul Ijazah | Sampul Sertifikat | Map Agenda | Tas Seminar