Kerjasama Sama Usaha Kemitraan


Kerjasama Sama Usaha Kemittraan

Opsi lain yang dapat di lakukan untuk meringankan beban dalam memulai dan menjalankan suatu usaha adalah melalui kerja sama usaha atau kemitraan. Tidak ada yang dapat melakukan bisnis secara sendirian. Sukses dalam bisnis sangat tergantung pada keberhasilan kita menjalin hubungan yang efektif dengan mitra/jaringan kita (Prijosaksono).

Kerjasama atau kemitraan dapat didefinisikan sebagai kesepakatan yang di capai oleh dua orang/lembaga atau lebih untuk melakukan usaha atau kegiatan bersama untuk mencapai tujuan atau memperoleh manfaat bersama. Prijosaksono (2005) menyebutkan bahwa hubungan kemitraan merupakan bentuk kerjasama dua atau lebih orang atau lembaga/perusahaan untuk berbagi biaya, risiko, dan manfaat dengan cara menggabungkan kompetensinya masing-masing. Prasyaratnya yang perlu di perhatikan dalam membangun kemitraan adalah kemauan untuk berbagi dan di milikinya kompetensi.

Kemitraan dalam bisnis biasanya didorong oleh tiga hal, yaitu pemodolan, teknologi (sistem dan metodologi),dan pemasaran. Hampir tidak ada orang perseorangan, bahkan perusahaan yang memiliki kapasitas dan kompetisi atas ketiganya. Untuk membawa bisnis semakin berkembang, kita harus mempunyai kapasitas untuk memiliki dan mengelola pemodalan, teknologi dan pemasaran, yang kompetensinya  dikontibusi bersama di antara orang/lembaga yang bermitra.

Memilih Mitra Bisnis, Prijaksono (2005)menyebutkan kriteria mitra bisnis yang baik adalah sebagai berikut.

  • Jujur, kooperatif, dan dapat dipercaya
  • Kompeten (piawai pada bidangnya)
  • Setia dan rendah hati
  • Andal dan menempati janji
  • Mudah di hubungi, senang membantu
  • Berpikir logis, sistematis, dan menyenangkan dan
  • Integritas yang tinggi

Dasar hubungan berkelanjutan:

  1. Kepercayaan
  2. Komtmen
  3. Antusiasme
  4. Dapat di andalkan
  5. Rasa kebersamaan
  6. Saling Menghargai
  7. Saling ketergantungan
  8. Komunikasi/silaturahmi dan
  9. Berbagi informasi pengetahuan.