Nilai Nilai loyalitas


Nilai Nilai loyalitas

Tidak di sangkal bahwa loyalitas memberikan nilai-nilai yang sangat berati terhadap eksistensi merek, nama, dan edintitas peritel. Melody T. Vargas (1999) dalam AboutRetail.com menyebutkan setidaknya ada lima tingkatan nilai (evalues) dari loyalitas konsumen, sebagai berikut.

  1. The value of friendship; mengaktifkan pelanggan menjadi teman. Pertemanan di bangun dengan kepedulian kepada pelanggan pada langkah pertama. Kita harus mengenal secara mendalam tentang pelanggan kita, secara aktif mendengarkan, memberikan kepercayaan untuk persahabatan yang kuat, setia, dan berlangsung lama. Dibutuhkan kesabaran, lebih dari satu kali kunjungan, ketika persahabatan dikembangkan, hal-hal besar mulai terjadi.
  2. The value of privacy; ketika persahabatan di jalin, privasi sampai tingkat tertentu akan di bagi (misalnya pengumpulan data pribadi). Pelanggan tidak akan berbagi privasi mereka (data) dengan kita, kecuali mereka percaya pada kita. Menjaga privasi mereka berati menjaga kepercayaan mereka.
  3. The value of information; teman sangat berharga untuk berbagi informasi. Informasi lebih spesifik atau lebih untuk teman pelanggan akan merupakan hadiah atau pengakuan bagi mereka. Kita juga bisa mendapatkan manfaat lain dengan mendapatkan informasi akurat yang kita butuhkan (misalnya dengan polling, kuesioner)
  4. The value of personalization; seorang teman akan merasa di akui, ketika kita memperlakukan dirinya secara pribadi. Kita bisa menyapa atau mengucapkan selamat di hari ulang tahunnya, liburan, dan lain-lain secara pribadi.
  5. The value of interaction; persahabatan juga membuat interaksi antara kami dan pelanggan berharaga menjadi mungkin. Sebagai teman, mereka tidak akan merasa ragu untuk memberikan kepada kita saran konstruktif atau bahkan keluhan/kritik. Selanjutnya, interaksi bisa terlihat dari klub yang di bangun oleh asosiasi loyalis. Contohnya ,klub pecinta Harley Davidson.